Menumbuhkan Rasa Patriotisme Pada Anak

Dalam menumbuhkan patriotisme pada anak2, intinya kita hrs selalu menginformasikan hal2 mengenai nasionalisme kpd mrka, serta menjelaskan arti pentingnya hari2 bsr nasional serta event2 nasional lainnya. Bisa dgn hal2 simpel sprt menonton berita bersama, bantulah mrka utk mengerti tdk hanya tentang fakta mengenai pemerintahan kita, namun ttg arti demokrasi sebenarnya. & Anda sebaiknya memberikan pandangan Anda sendiri mengenai event2 atau hari kebesaran nasional yg terjadi, diskusikan kepadanya bhw org lain pun dpt memiliki pandangan2 yg berbeda.
 
Beberapa Hal yg Dapat Dilakukan Untuk Menumbuhkan
Patriotisme & Nasionalisme Pada Anak di Keluarga : 

Heboh Bayi Lahir Dalam Kondisi Sudah Disunat

PADANG- Orangtua bayi ini tidak habis pikir melihat anaknya lahir dalam kondisi kemaluan sudah tersunat (khitan).

Tidak ada keanehan pada bayi berusia dua bulan bernama Farhan Mufadhol itu. Hingga kini dia tumbuh normal dengan bobot mencapai 7 kilogram dan panjang 70 sentimeter.

Bayi laki-laki pasangan Taufik Iscan (47) dan Murniyati (37), warga RT 04/07, Kelurahan Kotobaru, Kecamatan Lubukbegalung, Kota Padang, Sumatera Barat itu, lahir melalui operasi Cesar. Saat dikeluarkan dari perut, dokter menyatakan Farhan sudah dalam kondisi terkhitan.

Kejaksaan Juga Ajukan Kasasi Atas Vonis 10 Tahun Gayus

Kejaksaan menyatakan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memperberat hukuman Gayus Tambunan menjadi 10 tahun. Kasasi ini telah didaftarkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) perkara Gayus ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) hari ini.

"Perkara Gayus terkait putusan PT DKI 10 tahun, hari ini JPU menyatakan kasasi," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Masyhudi dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (20/5/2011).

Mbaya Ditolak Masuk Ruang Kongres PSSI

Pengamanan di lokasi Kongres PSSI sejauh ini tak pandang bulu. Orang-orang yang tak punya kartu identitas kongres tak bisa masuk ke dalam ruang kongres.

Sekitar pukul 13.30 Wib, Jumat, 20 Mei 2011, Patrick Mbaya, pengacara George Toisutta dan Arifin Panigoro mencoba  masuk ke Golden Ballroom Hotel Sultan. Namun ia gagal.

Beberapa orang yang datang bersamanya mencoba melakukan negosiasi dengan para penjaga pintu. Namun tak berhasil. Beberapa lama kemudian Mbaya dan kawan-kawan memutuskan untuk meninggalkan lokasi.